Hutan Pinus Pengger Dlingo, Bantul

07 Nov 2019
0 Comment
JOGJA75 Halal Tour Travel
daerah istimewa yogyakarta, destinasi wisata yogyakarta, hutan pinus pengger, imogiri, liburan di jogja, paket liburan jogja, paket tour jogja, paket travelling jogja, Paket Wisata Jogja, pinus asri, slingo, wisata ke jogja, Yogyakarta

Hutan Yang Berada di Punggung Bukit

“Waktu berjalan ke barat di waktu pagi hari matahari mengikutiku di belakang,” tulis Sapardi. Matahari juga di belakang kami hari itu, tetapi kami berkendara ke tenggara Yogyakarta. Sepanjang jalan, adegan psychadelic Doctor Strange terbayang di kepala kami lebih lambat, lebih lembut, tetapi dengan intensitas yang tidak begitu berbeda: KFC berganti sate kambing berganti street food bukit bintang; gedung-gedung lalu gardu-gardu lalu bukit bersemburat jingga bak tangga naik ke surga. Kami berangkat dari pusat Kota Yogyakarta pukul empat sore dengan niat utama ingin menikmati senja dari Pengger, nama yang kebetulan berarti “tempat untuk melihat”. Pukul lima lebih lima menit, kami sudah berdiri di gerbang Hutan Pinus Pengger menghadap pinus yang menjulang sampai jauh.

Mulanya, hutan pinus yang tumbuh di punggung bukit ini adalah hutan produksi biasa. “Sekitar tahun 2012,” jelas Mas Sumar, Kepala Pengelola Hutan Pinus Pengger . Setelah dua tahun berjalan, produksi getah pinus berhenti pada tahun 2014 dan vakum selama dua tahun. Namun pada tahun 2016, atas inisiatif warga, hutan ini kembali difungsikan, kali ini sebagai wanawisata yang menjadi cikal bakal Pengger yang sekarang.

Menapak di antara warung jajanan dan parkiran motor, hal pertama yang menangkap mata kami adalah peta kawasan ini. Di peta hijau berukuran dua kali dua meter itu, terlihat bahwa kawasan ini memang dikembangkan secara terencana menjadi sebuah tempat wisata. Fasilitas yang ditawarkan lengkap, mulai dari tempat makan dan jajan, tempat ibadah, tempat swafoto, aula pertemuan, sampai tempat berkemah. Rencana ini terbilang sukses menarik perhatian masyarakat luas. Sekarang, Pengger dikunjungi oleh beribu wisatawan tiap harinya. Data dari Sekertariat Hutan Pengger, seperti yang dilansir dari satujiwa.dutadamai.id, menunjukkan bahwa rata-rata pengunjung harian kawasan ini berkisar pada angka 2000 orang. Di samping itu, kesimpulan yang sama dapat ditarik dari jumlah hashtag #pinuspengger di Instagram dan jumlah tautan di google yang masing-masing sudah mencapai 24.300 foto dan 133.000 tautan.

Asuma Padukarasa Dari Ribuan Ranting Lentur Saliara

Kami melangkah lagi. Tapak bebatuan dan tanah berundak berbentuk persegi yang mendaki di antara batang pinus menuntun kami sampai pada Asuma Padukarasa, satu dari enam karya land art yang ada di Pengger. Terbuat utamanya dari ribuan reranting lentur tanaman saliara (Lantana camara) yang disilangkan atau dipilin, karya ini berbentuk dasar sebuah gapura. Karya ini bisa dibilang menjadi gerbang spiritual bagi mereka yang mengunjungi Pengger sebab ia memang mencoba mendramatisir momen ketika pengunjung meninggalkan sejenak hingar-bingar kota dan masuk ke dalam tenangnya hutan untuk kembali melihat dan peduli pada alam.

Kelima karya seni lainnya juga memuat pesan mulia sejenis ini. Sabrang Anindha, berbentuk dasar dua gubuk kerucut berhadapan yang atapnya menyatu, berpesan agar kita peduli pada sesama. Marmati, yang berbentuk kubus tumpul dengan atap prisma berpesan bahwa semua manusia pasti pernah takut terhadap kematian. Pancarwara, berbentuk dasar tangan manusia, berpesan agar kita melindungi elemen-elemen alam untuk anak cucu kita. Sementara itu, Cetta Abhipraya yang berbentuk dasar tumpeng berpesan agar kita bersungguh-sungguh menuntut dan dermawan membagi ilmu. Akhirnya, Reresik Jagat, yang berbentuk dasar sapu, mengingatkan kita untuk selalu menjaga kebersihan alam raya. Hampir semua pengertian ini mudah didapatkan, entah karena senimanya menjelaskan dengan lengkap atau karyanya sendiri yang memang mudah diartikan; pengunjung tidak perlu berpusing-pusing.

Project Land Art Dengan Medium Batu

Wisnu Ajitama adalah orang yang bertanggungjawab menciptakan keenam karya di atas. Setelah baru saja menyelesaikan projek land art-nya yang lain menggunakan medium batu, secara kebetulan pada tahun 2017 ia berkunjung ke Pengger. “Saya diajak teman saya untuk say hello dengan teman lain di sana,” jelas Wisnu dengan aksen Jawanya. Sesampai di Pengger dan melihat bebatuan di sana, ia mendapatkan ide untuk membuat karya baru. Dengan proses yang panjang, mulai dari perancangan, riset bahan, mediasi masyarakat, dan pembuatan secara gotong-royong, dorongan awal pria yang mengaku terinspirasi dari karya sastra ini akhirnya terealisasi di tahun yang sama. Dimulai dengan pameran karyanya yang berjudul Land Art Run Think Raket, lalu Telek Rencek-Recek, sampai akhirnya menjadi daya tarik utama destinasi wisata Pengger yang terkenal sekarang ini.

Karya Wisnu terutama menarik bagi mereka yang senang mencari titik swafoto. Hal ini, selain karena karya itu sendiri, juga karena penempatan beberapa karya yang langsung menghadap lembah membuat hasil foto menjadi instagenic. Apalagi bila foto diambil petang hari saat lampu-lampu kota di bawah sana dan senja di atas sedang indah-indahnya. Tetapi banyak yang tidak tahu, karya-karya di Pengger menarik karena hal lain juga. Pertama, keenam karya yang sudah dijelaskan di atas tidak terbuat dari benda mati, tetapi tumbuhan yang masih hidup sampai sekarang. Hal ini menjadi alasan mengapa bentuk karya yang ada di Pengger tidak semuanya mirip dengan rancangan awalnya. Cetta Abhipraya, misalnya, awalnya hanya berbentuk prisma dengan lingkaran di tengahnya. Akibat pertumbuhan saliara yang menjadi bahan utamanya, sekarang terdapat bagian yang berbentuk garpu bengkok di sebelah kiri. Hal lain yang menarik adalah proses pembuatan setiap karya yang melibatkan tidak hanya seniman utamanya, tetapi juga masyarakat sekitar dan banyak kelompok dari luar dunia kesenian lainnya.

Bagaimana dengan niat awal kami? Saat berada di bagian Cetta Abhipraya, kami  menuju tepi bukit yang dipagari bebatang pohon sebagai pengaman. Menghadap hamparan hutan tepat di bawah dan lampu-lampu kota di bawahnya lagi, merasakan angin yang berembus, mendengar pinus yang bergesek karena angin yang mulai mengencang, kami mendapatkan apa yang kami cari sejak awal: simfoni warna senja.

Jogja75 Halal Tour Travel
Penyedia Paket Wisata BERPENGALAMAN dan Transportasi untuk Tur Grup, Keluarga, serta Pasangan. JOGJA75 Halal Tour Travel dipercaya sebagai salah satu EO tour Jogja, Magelang, Klaten, Solo, Dieng, Semarang, Bromo, Bandung, Bali, dll terbaik untuk acara Corporate, Instansi, Family Trip, Honeymoon, Study Tour, dan Outbound | Informasi lebih lanjut, Telepon atau WhatsApp kami : 085641005988 & 085946688111

Bagikan Artikel Ke Teman Anda

  • facebook share button
  • twitter share button
  • linkedin share button

Tinggalkan Komentar Pengalaman Anda bersama Kami Batalkan balasan

*
*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

JOGJA75 Halal Tour Travel

avatar sidebar profil jogja75
Address:
Yogyakarta Office: Bakulan / Sumber Batikan, Trirenggo, Bantul.
Check via Google Maps ➝
Jakarta Office: Jalan Ciputat Raya no 18 A, Pondok Pinang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Check via Google Maps ➝
Bandung Office: Jalan PH.H. Hasan Mustofa, Cibeunying Kidul, Kota Bandung.
Check via Google Maps ➝

Phone & WhatsApp:
0859-4668-8111
0856-4100-5988

Email:
TourJogja75@gmail.com

Kenapa Memilih Kami

Kenapa memilih kami, paket wisata jogja, kelebihan paket wisata jogja

Paket Lainnya

foto selfie honeymoon candi prambanan

Paket Wisata Honeymoon Jogja 2026 – Lengkap, Harga Murah, Terbaik & Terpercaya

AVAILABLE | 48 COMMENTS

Paket Tour Jogja HEMAT

AVAILABLE | 52 COMMENTS
paket wisata jogja

Paket EXECUTIVE Tour Jogja: Wisata Exclusive & Nyaman

AVAILABLE | 16 COMMENTS
Tour Jogja, tempat wisata jogja, liburan di jogja, paket wisata jogja, paket honeymoon jogja, paket tour murah jogja, paket wisata murah jogja, tour murah jogja, tour jogja, tempat wisata jogja, thumbnail

Paket GOLD Tour Jogja

AVAILABLE | 15 COMMENTS

Booking Payment

logo bank pembayaran
Lihat cara pembayaran ➝
tombol whatsapp customer service jogja75

CS - INEZ

ONLINE
CHAT
TELPON
VIDEO CALL