Tour dan Wisata Sejarah Ke Kota Gede Yogyakarta

19 Feb 2017
3 Comments
JOGJA75 Halal Tour Travel
makam kota gede, makam raja imogiri, paket tour jogja, Paket Wisata Jogja, tour jogja murah

Megahnya Warisan Kerajaan Mataram abad ke-16,Pada abad ke 14 Pulau Jawa berada di bawah kekuasaan kasultanan Pajang yang berpusat di Wilayah Jawa Tengah. Sultan yang memimpin di saat-saat tersebut yaitu Sultan Hadiwijaya memberi hadiah yang berupa Alas/hutan Mentaok dengan lokasi yang cukup Memadai,kepada Ki Ageng Pemanahan. Hadiah tersebut diberikan sesudah beliau berhasil mengalahkan musuh kerajaan. Setelah itu, Ki Ageng Pemanahan dan keluarga beserta para pengikutnya bermigrasi ke Alas Mentaok, alas mentaok itu adalah sebuah hutan yang sebenarnya pusat Kerajaan Mataram Hindu pada masa sebelumnya. di alas/hutan tersebut Beliau membangun sebuah desa kecil.

tb

Sejarah Perkembangan Kota Gede

Lambat laun Desa tersebut berkembang dan terus berkembang, serta setelah Ki Ageng Pemanahan menghembuskan nafas terahir dan digantikan oleh Senapati Ingalaga yang tidak lain adalah putranya, desa berkembang begitu cepat, menjadi pusat kota yang sangat ramai. Kota itu di beri nama Kotagede, yang mempunyai arti kota besar. Setelah itu , Senapati Ingalaga membangun sebuah benteng yang mengintari keraton. Ada 2 (dua) benteng yang dibuat, yaitu benteng dalam atau bisa disebut cepuri dan benteng luar/baluwarti, mengintari kota yang memiliki kawasan 200 Ha. Kotagede juga diperlengkap dengan sebuah parit pertahanan yang lebar seperti sebuah sungai, mengintari benteng luar. setelah Sultan Hadiwijaya wafat, terjadi prihal perebutan kekuasaan di Kesultanan Pajang. Putra mahkota yang bernama Pajang, pangeran Benawa, berhasil dikalahkan oleh Arya Pangiri. Dengan bantuan Senapati, pangeran Benawa berusaha merebut kembali kekuasaan. Arya Pangiri pun akhirnya berhasil dikalahkan namun beliau di beri ampun oleh Senapati.

tc

Sedasawarsa kemudian, Pangeran Benawa meninggal dunia dan Senapati ditunjuk sebagai pemimpin Kesultanan Pajang. Sejak saat itu Senapati dinobatkan sebagi raja pertama Mataram Islam, dengan sebutan Panembahan. Beliau tidak mau mengunakan gelar Sultan Pajang, dengan tujuan untuk menghargai Sultan Hadiwijaya dan Pangeran Benawa. Dengan menjabat sebagai raja Mataram Islam, Senapati memutuskan pusat kota dan istana kepemerintahan di Kotagede. Panembahan Senapati wafat pada tahun 1601 dan dimakamkan di Kotagede bersampingan dengan makam ayahnya. Kemudian Kerajaan Mataram Islam berhasil menguasai hampir seantero Pulau Jawa,selain Banten dan Batavia, dan mencapai puncak Jaya di bawah kepemimpinan raja ke-3, yaitu Sultan Agung, yang tidak lain adalah cucu Panembahan Senapati. dan Pada tahun 1613, Sultan Agung mengalihkan pusat kerajaan ke Karta (dekat Plered) dan itu adalah akhir masa Kotagede sebagai pusat kerajaan Mataram Islam.

td

Wisata Sejarah di Kota Gede

Berwisata dengan paket wisata jogja sembari menelusuri sejarah Kotagede akan menambah pengalaman dan wawasan kita terhadap sejarah masa lampau kotagede yang dulu pernah menjadi pusat kepemerintahan kerajaan Mataram Jawa. Sejarah dan Budaya patut dilestarikan karena merupakan salah satu dari asal muasal peradaban masyarakat Jawa sekarang. Mengenal kota Yogyakarta tidak akan sempurna tanpa mengunjungi kotagede bersama kami https://paketwisatajogja75.com, pusat kerajaan Mataram di masa lalu.

Jogja75 Halal Tour Travel
Penyedia Paket Wisata BERPENGALAMAN dan Transportasi untuk Tur Grup, Keluarga, serta Pasangan. JOGJA75 Halal Tour Travel dipercaya sebagai salah satu EO tour Jogja, Magelang, Klaten, Solo, Dieng, Semarang, Bromo, Bandung, Bali, dll terbaik untuk acara Corporate, Instansi, Family Trip, Honeymoon, Study Tour, dan Outbound | Informasi lebih lanjut, Telepon atau WhatsApp kami : 085641005988 & 085946688111

Bagikan Artikel Ke Teman Anda

  • facebook share button
  • twitter share button
  • linkedin share button

3 Comments

  1. altha Februari 20, 2017 at 9:27 am Reply

    aku ingin ke sana lagi,makam raja-raja mataram yang berlokasi di kota gede itu sangat menakjubkan apalagi pohon beringgin itu,yang dulu di tanam langsung oleh sunan kalijaga,sangat membuat terkagum-kagum

  2. gina Februari 20, 2017 at 9:23 am Reply

    wow sangat menakjukan bangunan yang ada di kompleks makam raja kota gede,bangunan nya sangat bernuansa sejarah sekalai.aku ingin ke sana lagi

  3. salimin Februari 20, 2017 at 9:18 am Reply

    saya ingin ke kota gede,untuk mengetahui sejarahnya,dan berziarah ke makam raja-raja mataram di kota gede,dan ingin membasuh muka di sendang untuk kakung / laki-laki

Tinggalkan Komentar Pengalaman Anda bersama Kami Batalkan balasan

*
*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

JOGJA75 Halal Tour Travel

avatar sidebar profil jogja75
Address:
Yogyakarta Office: Bakulan / Sumber Batikan, Trirenggo, Bantul.
Check via Google Maps ➝
Jakarta Office: Jalan Ciputat Raya no 18 A, Pondok Pinang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Check via Google Maps ➝
Bandung Office: Jalan PH.H. Hasan Mustofa, Cibeunying Kidul, Kota Bandung.
Check via Google Maps ➝

Phone & WhatsApp:
0859-4668-8111
0856-4100-5988

Email:
TourJogja75@gmail.com

Kenapa Memilih Kami

Kenapa memilih kami, paket wisata jogja, kelebihan paket wisata jogja

Paket Lainnya

foto selfie honeymoon candi prambanan

Paket Wisata Honeymoon Jogja

AVAILABLE | 48 COMMENTS

Paket Tour Jogja HEMAT

AVAILABLE | 52 COMMENTS
paket wisata jogja

Paket EXECUTIVE Tour Jogja: Wisata Exclusive & Nyaman

AVAILABLE | 16 COMMENTS
Tour Jogja, tempat wisata jogja, liburan di jogja, paket wisata jogja, paket honeymoon jogja, paket tour murah jogja, paket wisata murah jogja, tour murah jogja, tour jogja, tempat wisata jogja, thumbnail

Paket GOLD Tour Jogja

AVAILABLE | 15 COMMENTS

Booking Payment

logo bank pembayaran
Lihat cara pembayaran ➝
tombol whatsapp customer service jogja75

CS - INEZ

ONLINE
CHAT
TELPON
VIDEO CALL