9 Tempat Wisata Dekat Sekitar Candi Borobudur
Ada beberapa tempat wisata menarik yang berada di sekitar dekat Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Berikut beberapa di antaranya:
1. Candi Mendut

Candi Mendut adalah sebuah candi Buddha yang terletak sekitar 3 kilometer dari Candi Borobudur, di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi ini merupakan salah satu dari tiga candi yang terletak dalam satu garis lurus di sepanjang poros utara-selatan. Selain Candi Mendut, ada juga Candi Pawon yang terletak di antara Candi Mendut dan Candi Borobudur. Candi Mendut memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang penting. Candi ini dibangun pada abad ke-9 Masehi pada masa pemerintahan Raja Indra dari Dinasti Syailendra. Candi ini terkenal karena relief-reliefnya yang menggambarkan cerita-cerita dari agama Buddha, seperti kisah kehidupan Buddha Gautama.
Wisatawan sering mengunjungi Candi Mendut sebagai bagian dari tur candi di kawasan Borobudur. Selain menikmati arsitektur candi dan keindahan reliefnya, pengunjung juga dapat menikmati ketenangan dan keindahan alam sekitar candi. Tempat ini juga sering digunakan sebagai lokasi persembahyangan Buddha pada hari-hari raya agama Buddha.
2. Desa Wisata Candirejo

Desa Wisata Candirejo adalah sebuah destinasi wisata di sekitar Candi Borobudur yang menawarkan pengalaman untuk menikmati kehidupan desa tradisional Jawa. Desa ini terletak di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tidak jauh dari kompleks Candi Borobudur. Di Desa Wisata Candirejo, wisatawan dapat merasakan suasana kehidupan desa yang autentik. Beberapa kegiatan yang bisa dinikmati di desa ini termasuk bersepeda keliling desa, melihat proses pembuatan kerajinan tangan seperti batik dan anyaman bambu, serta mencicipi kuliner khas Jawa.
Selain itu, pengunjung juga dapat berinteraksi langsung dengan penduduk setempat, belajar tentang kegiatan sehari-hari mereka seperti proses menanam padi, memerah kambing, atau mengunjungi rumah tradisional Jawa. Desa Wisata Candirejo menjadi destinasi yang populer bagi wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman mendalam tentang kehidupan dan budaya Jawa. Lokasinya yang dekat dengan Candi Borobudur membuatnya menjadi tambahan yang menarik dalam perjalanan wisata ke kawasan tersebut.
3. Gereja Ayam, Bukit Rhema

Juga dikenal sebagai “Gereja Ayam” atau “Chicken Church”, adalah sebuah struktur unik yang terletak di Karangrejo Gombong, Kurahan, Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Meskipun disebut “gereja”, struktur ini sebenarnya bukan tempat ibadah aktif tetapi lebih merupakan objek wisata. Gereja Ayam ini dibangun oleh seorang pria bernama Daniel Alamsyah pada tahun 1990-an. Struktur ini memiliki bentuk yang menyerupai burung merpati yang besar, dengan kepala dan paruhnya yang mencolok.
Seiring berjalannya waktu, Gereja Ayam Bukit Rhema menjadi salah satu destinasi wisata yang unik di daerah Borobudur. Pengunjung dapat menikmati pemandangan indah sekitar bukit tempat Gereja Ayam berdiri, serta melihat secara dekat arsitektur yang unik dan menarik dari struktur tersebut. Gereja Ayam juga menawarkan pemandangan yang bagus untuk berfoto, dan beberapa bagian di dalamnya juga telah diubah menjadi tempat-tempat untuk beristirahat atau bersantai. Sejak dibangun, Gereja Ayam telah menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang mengunjungi kawasan Borobudur.
4. Punthuk Setumbu

Punthuk Setumbu adalah sebuah bukit kecil yang terletak di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasinya berada tidak jauh dari kompleks Candi Borobudur, sehingga menjadi salah satu destinasi wisata yang populer di daerah tersebut. Salah satu daya tarik utama Punthuk Setumbu adalah pemandangan matahari terbit yang menakjubkan yang dapat dinikmati dari puncak bukit ini. Dari atas Punthuk Setumbu, pengunjung dapat menyaksikan matahari terbit muncul di balik cakrawala, dengan Candi Borobudur sebagai latar belakangnya. Pemandangan ini sangat memukau dan menjadi salah satu yang paling terkenal di wilayah Borobudur.
Selain menikmati matahari terbit, Punthuk Setumbu juga menawarkan pemandangan yang indah dari kawasan sekitarnya, termasuk hamparan sawah dan perbukitan. Karena ketinggian yang tidak terlalu tinggi, pendakian ke puncak Punthuk Setumbu relatif mudah dan cocok untuk pengunjung dari berbagai usia. Punthuk Setumbu telah menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan yang mengunjungi Candi Borobudur, terutama bagi mereka yang ingin menikmati momen matahari terbit yang spektakuler.
5. Borobudur Land, Wringin Putih

Borobudur Land adalah salah satu tempat wisata terbaru di Magelang. Lokasinya di Jetis Gayu, Wringinputih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Borobudur Land buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Bisa dikunjungi setip hari, karena sekarang cuaca sedang panas, sebaiknya bawa kacamata hitam atau payung untuk melindungi diri dari terik matahari. Pengelola menerapkan harga tarif normal tiket Borobudur Land yakni mulai dari Rp 40.000. Pembelian tiket masuk Borobudur Land masih melayani pembelian secara langsung, belum melayani secara online (daring). Bayar tiketnya bisa tunai dan non-tunai. Untuk diketahui, harga tiket masuk Borobudur Land berlaku untuk pengunjung dengan tinggi badan mulai dari 80 sentimeter.
Untuk wahana dan atraksi berbayar antara lain Rainbow Slide seharga mulai Rp 20.000, wahana Monorail seharga mulai Rp 20.000, wahana Kereta Mini seharga mulai Rp 10.000, dan wahana Kursi Terbang seharga mulai Rp 20.000. Kalau mau dapat harga tiket promo, pengunjung wajib mengikuti semua akun media sosial Borobudur Land, mulai dari Instagram, Tiktok, dan YouTube.
6. Curug Watu Ploso

Air terjun ini terletak tidak terlalu jauh dari Candi Borobudur, sehingga menjadi salah satu destinasi wisata alam yang populer di daerah tersebut. Air terjun ini menawarkan pemandangan yang indah dan suasana yang tenang. “Curug” sendiri adalah istilah dalam bahasa Jawa yang berarti “air terjun”. Curug Watu Ploso memiliki ketinggian yang cukup besar dan biasanya memiliki debit air yang cukup deras, terutama saat musim hujan.
Untuk mencapai Curug Watu Ploso, pengunjung akan melewati perjalanan pendakian kecil di tengah hutan. Meskipun perjalanan tersebut bisa menjadi sedikit menantang bagi beberapa orang, namun pengalaman menyaksikan keindahan alam yang ditawarkan oleh Curug Watu Ploso sangatlah memuaskan. Bagi para wisatawan yang mencari petualangan alam yang menyegarkan di sekitar area Candi Borobudur, mengunjungi Curug Watu Ploso dapat menjadi salah satu pilihan yang menarik. Namun, selalu penting untuk memperhatikan keselamatan dan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan ke air terjun.
7. VW Safari Borobudur Tour

VW Safari Borobudur Tour adalah pengalaman wisata seru menjelajahi kawasan pedesaan di sekitar Candi Borobudur menggunakan mobil klasik Volkswagen (VW) Safari yang ikonik. Dalam tur ini, wisatawan diajak menyusuri jalur-jalur desa, menikmati pemandangan sawah hijau, perbukitan, serta kehidupan masyarakat lokal yang masih asri dan tradisional.
Selain itu, peserta juga bisa singgah di berbagai spot menarik seperti sentra kerajinan, kuliner khas, hingga lokasi foto Instagramable. Cocok untuk keluarga, rombongan, maupun kegiatan outing, VW Safari Borobudur Tour menawarkan sensasi liburan yang unik, santai, dan penuh kenangan.
8. Svargabumi

Svargabumi adalah salah satu destinasi wisata unik dan Instagramable yang berada di kawasan Magelang, tepatnya tidak jauh dari Candi Borobudur. Tempat ini menawarkan pengalaman wisata alam yang memadukan keindahan hamparan sawah hijau dengan sentuhan spot foto modern yang estetik.
Nama “Svargabumi” sendiri berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “surga di bumi”. Sesuai dengan namanya, wisata ini menyuguhkan panorama yang menenangkan dengan latar belakang persawahan luas, udara segar pedesaan, serta suasana yang cocok untuk relaksasi maupun berburu foto.
Di Svargabumi, pengunjung dapat menikmati berbagai spot foto menarik seperti jembatan kayu di tengah sawah, ayunan, tempat duduk artistik, hingga dekorasi unik yang dirancang khusus untuk kebutuhan fotografi. Banyak wisatawan datang ke sini untuk mendapatkan foto dengan nuansa alam yang natural namun tetap modern dan kekinian.
Selain berfoto, pengunjung juga bisa berjalan santai menyusuri jalur di tengah sawah sambil menikmati pemandangan Candi Borobudur dari kejauhan. Saat pagi atau sore hari, suasana di Svargabumi terasa lebih magis dengan cahaya matahari yang lembut, menjadikannya waktu terbaik untuk berkunjung.
Fasilitas di Svargabumi cukup lengkap, mulai dari area parkir, tempat istirahat, hingga spot kuliner ringan. Tempat ini sangat cocok untuk berbagai kalangan, baik pasangan, keluarga, maupun rombongan wisata.
Secara keseluruhan, Svargabumi menjadi destinasi yang wajib dikunjungi saat berada di Magelang, terutama bagi pecinta fotografi dan wisata alam yang ingin menikmati suasana “surga kecil” di tengah sawah yang indah.
9. Rafting Sungai Elo

Rafting Sungai Elo adalah salah satu aktivitas wisata petualangan paling populer di kawasan Magelang, tepatnya di sekitar wilayah Borobudur. Sungai ini menjadi favorit wisatawan karena menawarkan pengalaman arung jeram yang seru namun tetap aman untuk pemula.
Sungai Elo memiliki karakter arus yang relatif stabil dengan tingkat kesulitan kelas II–III, sehingga sangat cocok untuk berbagai kalangan, mulai dari pemula, keluarga, hingga rombongan outing kantor. Sepanjang perjalanan, peserta akan disuguhkan pemandangan alam yang asri, mulai dari hamparan sawah hijau, pepohonan rindang, hingga aktivitas masyarakat lokal yang masih alami.
Durasi rafting di Sungai Elo umumnya berkisar antara 2 hingga 3 jam dengan jarak tempuh sekitar 10–12 kilometer. Selama pengarungan, peserta akan melewati berbagai jeram dengan nama-nama unik yang menambah keseruan pengalaman. Selain itu, terdapat beberapa spot istirahat yang bisa digunakan untuk bersantai atau berfoto.
Keunggulan lain dari Rafting Sungai Elo adalah aliran airnya yang relatif stabil sepanjang tahun, bahkan saat musim kemarau. Hal ini menjadikannya destinasi rafting yang bisa dinikmati kapan saja tanpa perlu khawatir kondisi air terlalu ekstrem.
Fasilitas yang disediakan oleh operator rafting biasanya sudah lengkap, mulai dari peralatan keselamatan seperti helm dan pelampung, perahu karet, pemandu profesional, hingga layanan makan dan transportasi lokal. Dengan standar keamanan yang baik dan pendampingan dari instruktur berpengalaman, aktivitas ini tetap aman dan menyenangkan.
Secara keseluruhan, Rafting Sungai Elo merupakan pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin merasakan sensasi petualangan di alam terbuka sambil menikmati keindahan pedesaan khas Jawa Tengah. Cocok untuk liburan keluarga, gathering perusahaan, hingga kegiatan team building yang penuh tantangan dan kebersamaan.
Itulah beberapa tempat wisata menarik yang dapat Anda kunjungi di sekitar Candi Borobudur. Selamat menjelajahi!







